BeritaDaerah

Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi dan Doa Bersama Mengenang Korban Bencana Gayo

7
×

Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi dan Doa Bersama Mengenang Korban Bencana Gayo

Sebarkan artikel ini

TAKENGON — Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkai dengan doa bersama untuk mengenang para korban bencana banjir dan longsor di dataran tinggi Gayo. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Quba, Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (26/10/2026), juga menjadi momentum untuk mendoakan keselamatan masyarakat serta menguatkan keluarga yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana tersebut.

Fadhlullah, yang akrab disapa Dek Fadh, hadir didampingi Direktur Intelkam Polda Aceh dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh. Turut hadir Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Bupati Aceh Tengah, jajaran pemerintah daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam suasana khidmat, jamaah memanjatkan doa bagi masyarakat yang menjadi korban banjir dan longsor, sekaligus memohon agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Peringatan satu tahun bencana tersebut menjadi pengingat atas duka yang dialami masyarakat dataran tinggi Gayo serta pentingnya menjaga solidaritas dalam menghadapi dampak musibah.

Fadhlullah mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi momentum memperkuat keimanan dan meneladani akhlak Rasulullah, tetapi juga menumbuhkan empati serta kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang terdampak bencana.

“Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita memperkuat keimanan, menjaga persatuan, dan terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kita juga berdoa agar Allah SWT senantiasa melindungi masyarakat Aceh dan memberikan kekuatan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Dek Fadh.

Ia mengajak masyarakat menjadikan peringatan tersebut sebagai momentum untuk terus mengenang para korban, memberikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan, dan memperkuat semangat gotong royong dalam pemulihan kehidupan masyarakat. Pemerintah Aceh berharap warga terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan untuk melanjutkan kehidupan setelah bencana, sementara doa bersama menjadi ungkapan solidaritas dan kepedulian agar tragedi serupa tidak kembali terjadi. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *